Wednesday, January 14, 2015

Muhammad di mata orang terkenal (#07)

Thomas Carlyle (1795-1881) - seorang penulis satir dari Skotlandia, penulis esay, sejarawan, dan guru pada era Victoria. Ia berasal dari keluarga Kalvinis yang ketat, dan pada awalnya diharapkan mengikuti jejak orangtuanya dan menjadi pendeta, tapi ketika kuliah di Universitas Edinburgh, ia berhenti menjadi orang percaya. Walaupun demikian, nilai-nilai Kalvinisme tetap ia pertahankan hingga akhir hidupnya. Kombinasi antara temperamen religius ini dengan hilangnya iman kepercayaannya terhadap kekristenan tradisional membuat karya-karya Carlyle menarik untuk orang-orang pada zaman Victoria yang sedang bergumul dengan perubahan politik dan ilmu pengetahuan yang mengancam hierarki sosial tradisional mereka. -, dalam bukunya “His Heroes And Heroworship”

“Betapa menakjubkan seorang manusia sendirian dapat mengubah suku-suku yang saling berperang dan kaum nomaden (Badui) menjadi sebuah bangsa yang paling maju dan paling berperadaban hanya dalam waktu kurang dari dua dekade.

Kebohongan yang dipropagandakan kaum Barat yang diselimutkan kepada orang ini (Muhammad) hanyalah mempermalukan diri kita sendiri. Sesosok jiwa besar yang tenang, seorang yang mau tidak mau harus dijunjung tinggi. Dia diciptakan untuk menerangi dunia, begitulah perintah Sang Pencipta Dunia. Diantara aib terbesar yang ada hari ini ialah bahwa masih ada saja orang yang mengatakan bahwa Islam adalah bohong dan Muhammad adalah penipu.

Saudaraku, apakah kalian pernah menyaksikan, dalam sejarah, seorang pendusta yang mampu menyampaikan sebuah agama yang sedemikian kokoh dan menyebarkannya ke seluruh dunia? Saya yakin bahwa manusia harus bergerak sesuai dengan UU dan logika. Jika tidak maka ia tidak akan mungkin mencapai tujuannya. Mustahil bahwa manusia besar ini adalah seorang pembohong. Karena pada kenyataannya, kebenaran dan kejujuran adalah dasar semua kerjanya dan pondasi semua sifat utamanya.

Pandangan yang kokoh, pemikiran-pemikiran yang lurus, kecerdasan, kecermatan, dan pengetahuannya akan kemaslahatan umum, merupakan bukti-bukti nyata kepandaiannya. Kebutahurufannya justru memberikan nilai positif yang sangat mengagumkan. Ia tidak pernah menukil pandangan orang lain, dan ia tak pernah memperoleh setetes pun informasi dari selainnya. Allah-lah yang telah mencurahkan pengetahuan dan hikmah kepada manusia agung ini. Sejak hari-hari pertamanya, ia sudah dikenal sebagai seorang pemuda yang cerdas, terpercaya dan jujur. Tak akan keluar dari mulutnya suatu ucapan kecuali memberikan manfaat dan hikmah yang amat luas.

Hati manusia mulia putra padang pasir ini penuh dengan kebaikan dan kasih sayang. Ajaran-ajarannya terjauh dari semangat egoisme, dan pandangan-pandangannya bersih dari ketamakan kepada pangkat kedudukan duniawi. Saya mencintai Muhammad dengan segenap wujud, karena seluruh wataknya sangat jauh dari tipu muslihat dan basa-basi.”

#WhoIsMuhammad #WhoIsMohammed

Muhammad di mata orang terkenal (#06)

Profesor (Snouck) Hurgronje (1857-1936) - seorang sarjana Belanda budaya Oriental dan bahasa serta Penasehat Urusan Pribumi untuk pemerintah kolonial Hindia Belanda (sekarang Indonesia) -

“Liga bangsa-bangsa yang didirikan Nabi umat Islam telah meletakkan dasar-dasar persatuan internasional dan persaudaraan manusia di atas pondasi yang universal yang menerangi bagi bangsa lain. Buktinya, sampai saat ini tiada satu bangsa pun di dunia yang mampu menyamai Islam dalam capaiannya mewujudkan ide persatuan bangsa-bangsa.

Dunia telah banyak mengenal konsep ketuhanan, telah banyak individu yang hidup dan misinya lenyap menjadi legenda. Sejarah menunjukkan tiada satu pun legenda ini yang menyamai bahkan sebagian dari apa yang Muhammad capai. Seluruh jiwa raganya ia curahkan untuk satu tujuan menyatukan manusia dalam pengabdian kapada Tuhan dalam aturan-aturan ketinggian moral. Muhammad atau pengikutnya tidak pernah dalam sejarah menyatakan bahwa ia adalah putra Tuhan atau reinkarnasi Tuhan atau seorang jelmaan Tuhan dia selalu sejak dahulu sampai saat ini menganggap dirinya dan dianggap oleh pengikutnya hanyalah sebagai seorang pesuruh yang dipilih Tuhan.”

#WhoIsMuhammad #WhoIsMohammed

Tuesday, January 13, 2015

Muhammad di mata orang terkenal (#05)

K. S. Ramakrishna Rao - a philosopher, psychologist, parapsychologist, educationist, teacher, researcher and administrator -, dalam bookletnya “Muhammad, The Prophet of Islam”

“Kepribadian Muhammad, sangat sulit untuk menggambarkannya dengan tepat. Saya pun hanya bisa menangkap sekilas saja. Betapa ia adalah lukisan yang indah. Anda bisa lihat Muhammad sang Nabi, Muhammad sang pejuang, Muhammad sang pengusaha, Muhammad sang negarawan, Muhammad sang orator ulung, Muhammad sang pembaharu, Muhammad sang pelindung anak yatim-piatu, Muhammad sang pelindung hamba sahaya, Muhammad sang pembela hak wanita, Muhammad sang hakim, Muhamad sang pemuka agama. Dalam setiap perannya tadi, ia adalah seorang pahlawan.

Saat ini, 14 abad kemudian, kehidupan dan ajaran Muhammad tetap selamat, tiada yang hilang atau berubah sedikit pun. Ajaran yang menawarkan secercah harapan abadi tentang obat atas segala penyakit kemanusiaan yang ada dan telah ada sejak masa hidupnya. Ini bukanlah klaim seorang pengikutnya tapi juga sebuah simpulan tak terelakkan dari sebuah analisis sejarah yang kritis dan tidak bias.”

#WhoIsMohammed #WhoIsMuhammad


Monday, January 12, 2015

Muhammad di mata orang terkenal (#01)

Mahatma Gandhi (1869-1948), seorang pemimpin spiritual dan politikus dari India.
(Dikutip dari komentar mengenai karakter Muhammad di Young India)

“Pernah saya bertanya-tanya siapakah tokoh yang paling mempengaruhi manusia. Saya lebih dari yakin bahwa bukan pedanglah yang memberikan kebesaran pada Islam pada masanya. Tapi ia datang dari kesederhanaan, kebersahajaan, kehati-hatian Muhammad; serta pengabdian luar biasa kepada teman dan pengikutnya, tekadnya, keberaniannya, serta keyakinannya pada Tuhan dan tugasnya.”

“Semua ini (dan bukan pedang) menyingkirkan segala halangan. Ketika saya menutup halaman terakhir volume 2 (biografi Muhammad), saya sedih karena tiada lagi cerita yang tersisa dari hidupnya yang agung.”

#WhoIsMuhammad

Muhammad di mata orang terkenal (#04)

Alphonse de LAMARTINE (1790 - 1869) - a French writer, poet and politician who was instrumental in the foundation of the Second Republic and the continuation of the Tricolore as the flag of France -, dalam bukunya “Histoire De La Turquie”

“Dunia telah menyaksikan banyak pribadi-pribadi agung. Namun, dari orang-orang tersebut hanya sukses pada satu atau dua bidang saja, misalnya agama atau militer. Hidup dan ajaran orang-orang ini seringkali terselimuti kabut waktu dan zaman. Begitu banyak spekulasi tentang waktu dan tempat lahir mereka, cara dan gaya hidup mereka, sifat dan detail ajaran mereka, serta tingkat dan ukuran kesuksesan mereka sehingga sulit bagi manusia untuk merekonstruksi ajaran dan hidup tokoh-tokoh ini.

Tidak demikian dengan Muhammad, ia telah begitu tinggi menggapai berbagai bidang pikir dan perilaku manusia dalam sebuah episode cemerlang sejarah manusia. Setiap detil dari kehidupan pribadi dan ucapan-ucapannya telah secara akurat didokumentasikan dan dijaga dengan teliti sampai saat ini.

Keaslian ajarannya begitu terjaga, tidak saja oleh karena penelusuran yang dilakukan para pengikut setianya tapi juga oleh para penentangnya. Muhammad adalah seorang agamawan, reformis sosial, teladan moral, administrator massa, sahabat setia, teman yang menyenangkan, suami yang penuh kasih dan seorang ayah yang penyayang, semua menjadi satu.

Tiada lagi manusia dalam sejarah melebihi atau bahkan menyamainya dalam setiap aspek kehidupan tersebut. Hanya dengan kepribadian seperti dialah keagungan seperti ini dapat diraih.”

#WhoIsMuhammad #WhoIsMohammed

Saturday, January 10, 2015

Matahari terbit dari Barat, tenggelam di Timur?

Matahari terbit dari Barat, tenggelam di Timur merupakan salah satu tanda datangnya kiamat yg sering kita dengar..

Apakah ungkapan tersebut memiliki arti kiasan?

Coba melihat kondisi saat ini, umat islam di Timur (termasuk di Indonesia) semakin luntur ke-islamannya (walaupun banyak yg masih tebal), sementara di barat orang berduyun-duyun mempelajari dan bahkan mendapat hidayah masuk Islam. Apakah ini arti kiasan dari ungkapan tersebut?

Wallahu a'lam bishshowwab..

Allahumma yaa Allah.. Tsabbit quluubuna 'alaa diinika.

Saturday, July 26, 2014

Catatan Akhir Ramadhan 1435 H

UUD '45 pasal 29 menyebutkan:
(1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa.
(2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

===================================

Setiap agama pasti memiliki ajaran. Dan sudah sepantasnya sebagai umat dari suatu agama untuk menjalankan ajaran agamanya secara utuh.

Justru jadi pertanyaan kalau ngaku beragama tapi ngga mau ngejalanin ajaran agamanya.

Non-muslim di Indonesia apakah bebas menjalankan ajaran agamanya? Lalu kenapa justru muslim yg mayoritas justru tidak bisa?

Bhineka tunggal ika. Berbeda-beda tetap satu.

Dengan masing2 agama menerapkan hukum agamanya masing2 bagi pemeluknya, justru seharusnya ke-bhinekaan bisa terjaga. Kecuali jika agamanya mengajarkan kesesatan!

Maraknya korupsi, zinah, aborsi, pembunuhan, dll apakah itu ajaran dari suatu agama? Justru ajaran agama seharusnya bisa mencegah hal2 tersebut.

Maka jangan salahkan agama, salahkan manusia beragama yg tidak menjalankan ajaran agamanya!

Hukum islam menerapkan potong tangan untuk pencuri. Jika diterapkan, masih adakah yg berani mencuri? Termasuk korupsi!

Hukum islam menerapkan rajam bagi pezina. Masih adakah yg berani berzina? Selingkuh?

Hukum islam menerapkan qishas bagi pembunuh. Masih adakah yg berani menghilangkan nyawa orang semena-mena?

Kalau bukan seorang pelanggar hukum, lalu kenapa takut dengan hukum tersebut?

Kalau muslim menolak hukum islam, pertanyaan dari sy: "ente muslim?"

Ada berita mengenai larangan ber-jilbab, koq pada diem? Itu salah satu ajaran agama islam. Pemerintah justru seharusnya mewajibkan jilbab bagi muslimah! Kalau ada warga negara yg menolak, kembali ke pertanyaan : "ente muslim?" Kalau bukan, apa urusan lu sama agama gue? Lakum diinukum waliya diin.. untukmu agamamu, dan untukku agamaku.

So, dengan mayoritas penduduknya muslim, suatu hal yg ajaibkah jika hukum islam diterapkan di indonesia khususnya untuk penduduk yg beragama islam?

Dengan menerapkan hukum islam bagi umat islam, justru
- Negara menerapkan UUD'45 pasal 29 ayat 2 sebagaimana tersebut diatas.
- Negara menjamin umat islam untuk menjalankan ajaran agamanya secara utuh.

*ilmu agama sy masih belum mumpuni, namun tergelitik rasa untuk menulis catatan ini melihat realita yg ada

Wallahu a'lam bishshowwab..

-Al-arwaahu junuudun mujannadah-
===================================
*terinspirasi jawaban sultan brunei atas penolakan barat terhadap syariat islam yg dijalankan di brunei.

“Di negara Anda, Anda mengklaim menerapkan kebebasan berbicara, kebebasan pers, kebebasan beragama, dan sebagainya. Hal tersebut ada dalam konstitusi Anda dan sistem politik Anda, identitas nasional Anda, hak Anda dan cara hidup Anda. Di negara kami, kami mempraktekkan budaya Melayu, Islam, Sistem Monarki, dan kita akan menerapkan hukum dan Syariah Islam. Islam adalah konstitusi kami, identitas nasional kami, hak kami, dan cara hidup kami,” tegas Sultan Hassanal hari Kamis (8/5/2014). 

“Kita bisa menemukan kelemahan pada hukum dan keadilan dan Anda mungkin bisa menemukan hal tersebut ada pada diri kami, namun ini adalah negara kami. Seperti halnya Anda yang mempraktikkan hak menjadi gay, mencaci-maki agama dan sebagainya. Untuk negara kami, kami mempraktikkan hak kami untuk menjadi Muslim sekarang dan selamanya. Ini adalah negara Islam yang mempraktikkan hukum Islam,” ujar Sultan. 

“Mengapa Anda harus mengkhawatirkan kami? Mengapa Anda tidak mengkhawatirkan anak-anak Anda yang ditembak mati di sekolah, atau penjara yang tak mampu lagi menampung banyaknya narapidana, atau tingginya tingkat kriminal, atau tingginya tingkat bunuh diri dan aborsi, dan segala hal yang harusnya Anda khawatirkan di negara Anda? Sebagian besar agama juga mengecam homoseksual, itu bukan hal yang baru. Anda menyalahkan dan memboikot Muslim saat Anda mendengar Islam dan Muslim menyatakan kepercayaannya. Anda menyatakan bahwa itu keliru, itu bodoh, itu barbar,” tandas Sultan berapi-api. 

“Sekali lagi, kembalilah pada diri Anda sendiri yang seharusnya Anda khawatirkan! Khawatirkan kebijakan Anda tentang legalisasi senjata api, aborsi, dan gaya hidup yang menyebabkan AIDS dan terputusnya generasi selanjutnya,” tambahnya. 

“Mengapa Anda sangat perhatian sekali terhadap apa yang terjadi di sini dalam negara Islam yang Anda bahkan tidak membuka mata Anda terhadap apa yang terjadi di Suriah, Bosnia, Rohingya, Palestina, Mesir dan sebagainya? Ribuan orang terbunuh dan Anda tidak peduli sama sekali! Tidak ada satupun orang yang terbunuh disini di bawah hukum Islam ini. Bahkan saat ini Anda membuat omong kosong besar tentang Syariah Islam di negara kami, padahal saat ini penduduk kami mau menerima pemberlakuan Syariah Islam itu dengan damai. 

“Kalaupun adanya hukuman yang mungkin lebih kejam dari sistem Islam bukan berarti hal tersebut sangat mudah untuk dilakukan. Ada proses panjang sebelum eksekusi hukuman. Kami setuju saja dan kami senang dengan hal tersebut, namun, sekali lagi, mengapa Anda perlu mengkhawatirkan kami? Khawatirkan diri Anda sendiri,” demikian Sultan. [mynewshub]